Rabu, 12 Juli 2023

Kenapa Harry Potter Diincar Voldemort

Harry Potter, karakter fiksi yang diciptakan oleh penulis J.K. Rowling, adalah seorang penyihir muda yang diincar oleh Voldemort, tokoh antagonis utama dalam seri buku ‘Harry Potter’. Ada beberapa alasan mengapa Harry Potter menjadi target utama Voldemort dalam cerita ini.

Pertama, Harry Potter dianggap sebagai ancaman bagi Voldemort karena dia adalah satu-satunya penyihir yang selamat dari kutukan Killing Curse yang ditembakkan oleh Voldemort saat masih bayi. Kutukan tersebut seharusnya telah membunuh Harry, tetapi malah menghilangkan kekuatan Voldemort dan meninggalkan bekas parut petir di dahinya. Hal ini membuat Harry dikenal sebagai ‘The Boy Who Lived’ (Anak yang Hidup), dan dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan dan kekejaman Voldemort. Voldemort merasa terancam oleh eksistensi Harry yang menjadi bukti bahwa dirinya bisa dikalahkan, dan dia ingin menghilangkan ancaman ini dengan menghabisi Harry.

Kedua, Harry memiliki kemampuan ajaib yang sangat langka, yaitu kemampuan untuk berbicara dengan ular, yang dikenal sebagai Parselmouth. Hal ini membuat Voldemort tertarik pada Harry, karena Voldemort sendiri juga memiliki kemampuan Parselmouth yang sangat jarang dimiliki oleh penyihir lain. Voldemort melihat potensi Harry dalam memahami dan mengendalikan ular sebagai ancaman, karena hal ini dapat membantu Harry dalam melawan dirinya. Oleh karena itu, Voldemort ingin mengeliminasi Harry untuk mencegah potensi ancaman ini.

Voldemort juga ingin membalas dendam kepada keluarga Potter. Dalam cerita, dikisahkan bahwa orang tua Harry, yakni Lily dan James Potter, adalah teman dekat dari Dumbledore, kepala sekolah Hogwarts dan tokoh terkemuka dalam perlawanan terhadap Voldemort. Ketika Voldemort mencoba membunuh Harry saat masih bayi, Lily berusaha melindunginya dengan mengorbankan dirinya sendiri. Tindakan heroik Lily ini membuat kutukan Voldemort gagal dan melukai Voldemort, yang kemudian hilang selama beberapa tahun. Voldemort merasa sangat marah dan dendam kepada keluarga Potter karena telah menghancurkan rencananya dan membuat dirinya terpuruk. Oleh karena itu, Voldemort ingin membalas dendam dengan mengincar dan menghabisi Harry sebagai satu-satunya keturunan yang masih hidup dari keluarga Potter.

Terakhir, Voldemort juga ingin menggunakan Harry sebagai sarana untuk menguji kekuatan dan menguasai ramuan sihir yang kuat, yaitu Kecubung Kematian (Horcrux). Voldemort menggunakan ramuan sihir ini untuk membagi jiwanya menjadi beberapa bagian dan menyimpannya dalam objek-objek yang berbeda, sehingga dia menjadi praktis tidak bisa mati. Dalam upaya untuk mencapai keabadian, Voldemort telah membuat 7 Horcrux, dan salah satunya adalah dengan menggunakan kalung yang ditanamkan pada cangkang buku milik Hogwarts yang kemudian ditemukan oleh Harry. Oleh karena itu, Voldemort ingin mengambil tubuh Harry sebagai sarana untuk menciptakan Horcrux lain yang akan membuatnya semakin kuat dan tidak terkalahkan.

Dalam cerita ‘Harry Potter’, Voldemort berusaha untuk menginc